Struktur rumput sintetis

Bahan baku rumput sintetisBahan utamanya adalah polietilen (PE) dan polipropilen (PP), dan polivinil klorida serta poliamida juga dapat digunakan. Daunnya dicat hijau untuk meniru rumput alami, dan perlu ditambahkan penyerap ultraviolet. Polietilen (PE): Terasa lebih lembut, dan penampilan serta performa olahraganya lebih mendekati rumput alami, yang diterima secara luas oleh pengguna. Ini adalah bahan baku serat rumput buatan yang paling banyak digunakan di pasaran. Polipropilen (PP): Serat rumputnya lebih keras, umumnya cocok untuk lapangan tenis, taman bermain, lintasan lari, atau dekorasi. Ketahanan ausnya sedikit lebih buruk daripada polietilen. Nilon: Ini adalah bahan baku paling awal untuk serat rumput buatan dan termasuk dalam generasiserat rumput buatan.

44

Struktur Material Rumput sintetis terdiri dari 3 lapisan material. Lapisan dasar terdiri dari lapisan tanah yang dipadatkan, lapisan kerikil, dan lapisan aspal atau beton. Lapisan dasar harus padat, tidak berubah bentuk, halus, dan kedap air, yaitu, lapangan beton pada umumnya. Karena luas lapangan hoki yang besar, lapisan dasar harus ditangani dengan baik selama konstruksi untuk mencegah penurunan. Jika lapisan beton diletakkan, sambungan ekspansi harus dipotong setelah beton mengering untuk mencegah deformasi ekspansi termal dan retak. Di atas lapisan dasar terdapat lapisan penyangga, biasanya terbuat dari karet atau plastik busa. Karet memiliki elastisitas sedang dan ketebalan 3~5mm. Plastik busa lebih murah, tetapi memiliki elastisitas yang buruk dan ketebalan 5~10mm. Jika terlalu tebal, rumput akan terlalu lunak dan mudah kendur; jika terlalu tipis, akan kurang elastis dan tidak akan berperan sebagai penyangga. Lapisan penyangga harus terpasang erat pada lapisan dasar, biasanya dengan lateks putih atau lem. Lapisan ketiga, yang juga merupakan lapisan permukaan, adalah lapisan rumput. Berdasarkan bentuk permukaan pembuatannya, terdapat rumput sintetis berbulu halus, rumput sintetis nilon keriting melingkar, rumput sintetis serat polipropilen berbentuk daun, dan rumput sintetis permeabel yang ditenun dengan filamen nilon. Lapisan ini juga harus direkatkan ke karet atau plastik busa dengan lateks. Selama konstruksi, lem harus diaplikasikan sepenuhnya, ditekan dengan kuat secara bergantian, dan tidak boleh ada kerutan yang terbentuk. Di luar negeri, ada dua jenis lapisan rumput sintetis yang umum: 1. Serat berbentuk daun pada lapisan rumput sintetis lebih tipis, hanya 1,2~1,5 mm; 2. Serat rumput sintetis lebih tebal, 20~24 mm, dan kuarsa diisi hampir sampai ke bagian atas serat.

Perlindungan lingkungan

Polietilen, komponen utama rumput sintetis, adalah material yang tidak dapat terurai secara hayati. Setelah 8 hingga 10 tahun penuaan dan pembuangan, ia membentuk berton-ton limbah polimer. Di luar negeri, umumnya didaur ulang dan diuraikan oleh perusahaan, kemudian didaur ulang dan digunakan kembali. Di Tiongkok, dapat digunakan sebagai pengisi pondasi untuk konstruksi jalan. Jika lokasi diubah untuk penggunaan lain, lapisan dasar yang dibangun dengan aspal atau beton harus dihilangkan.

Keuntungan

Rumput sintetis memiliki keunggulan berupa tampilan yang cerah, tetap hijau sepanjang tahun, warna yang hidup, drainase yang baik, masa pakai yang lama, dan biaya perawatan yang rendah.

Masalah selama konstruksi:

1. Ukuran penandaan kurang akurat, dan rumput putihnya tidak lurus.

2. Kekuatan sabuk sambungan tidak cukup atau lem rumput tidak digunakan, sehingga rumput terangkat.

3. Garis sambungan lokasi tersebut terlihat jelas,

4. Arah susunan tanaman sutra rumput tidak teratur, dan terjadi perbedaan warna akibat pantulan cahaya.

5. Permukaan lokasi tidak rata karena injeksi pasir yang tidak merata dan partikel karet atau kerutan rumput belum diproses sebelumnya.

6. Lokasi tersebut memiliki bau atau perubahan warna, yang sebagian besar disebabkan oleh kualitas bahan pengisi.

Masalah-masalah di atas yang rentan terjadi selama proses konstruksi dapat dihindari asalkan sedikit perhatian diberikan dan prosedur konstruksi rumput sintetis diikuti dengan ketat.


Waktu posting: 10 Juli 2024