1. Metode drainase infiltrasi dasar
Metode drainase infiltrasi dasar memiliki dua aspek drainase. Pertama, air sisa setelah drainase permukaan meresap ke dalam tanah melalui tanah dasar yang gembur, dan pada saat yang sama melewati parit buntu di dasar dan dialirkan ke parit drainase di luar lapangan. Kedua, metode ini juga dapat mengisolasi air tanah dan mempertahankan kandungan air alami permukaan, yang sangat penting untuk lapangan sepak bola rumput alami. Metode drainase infiltrasi dasar sangat baik, tetapi memiliki persyaratan yang sangat ketat pada spesifikasi material teknik dan persyaratan tinggi pada teknologi operasi konstruksi. Jika tidak dilakukan dengan baik, metode ini tidak akan berfungsi sebagai infiltrasi dan drainase, dan bahkan dapat menjadi lapisan air yang menggenang.
Drainase rumput sintetisUmumnya menggunakan drainase infiltrasi. Sistem infiltrasi bawah tanah terintegrasi erat dengan struktur lokasi, dan sebagian besar menggunakan bentuk parit buntu (saluran drainase bawah tanah). Kisaran kemiringan drainase tanah luar ruangan di pondasi rumput sintetis dikontrol pada 0,3%~0,8%, kemiringan lapangan rumput sintetis tanpa fungsi infiltrasi tidak lebih dari 0,8%, dan kemiringan lapangan rumput sintetis dengan fungsi infiltrasi adalah 0,3%. Parit drainase lapangan luar ruangan umumnya tidak kurang dari 400㎜.
2. Metode drainase permukaan lokasi
Ini adalah metode yang lebih umum digunakan. Mengandalkan kemiringan memanjang dan melintang darilapangan sepak bolaAir hujan dialirkan keluar dari lapangan. Sistem ini dapat mengalirkan sekitar 80% air hujan di seluruh area lapangan. Hal ini membutuhkan persyaratan yang akurat dan sangat ketat untuk nilai kemiringan desain dan konstruksi. Saat ini, lapangan sepak bola rumput sintetis dibangun dalam jumlah besar. Selama pembangunan lapisan dasar, perlu dilakukan dengan cermat dan mengikuti standar secara ketat agar air hujan dapat dialirkan secara efektif.
Lapangan sepak bola ini bukan berupa bidang datar murni, melainkan berbentuk punggung kura-kura, yaitu bagian tengahnya tinggi dan keempat sisinya rendah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan drainase saat hujan. Hanya saja, luas lapangan terlalu besar dan ditumbuhi rumput, sehingga kita tidak bisa melihatnya.
3. Metode pengurasan paksa
Metode drainase paksa adalah dengan memasang sejumlah pipa filter di lapisan dasar.
Sistem ini menggunakan efek vakum dari pompa untuk mempercepat aliran air di lapisan dasar ke dalam pipa filter dan membuangnya ke luar lapangan. Ini termasuk sistem drainase yang kuat. Sistem drainase seperti ini memungkinkan lapangan sepak bola tetap dapat digunakan pada hari hujan. Oleh karena itu, metode drainase paksa adalah pilihan terbaik.
Jika terjadi genangan air di lapangan sepak bola, hal itu akan memengaruhi pengoperasian dan penggunaan lapangan secara normal, serta memengaruhi pengalaman pengguna. Genangan air dalam jangka panjang juga akan memengaruhi umur rumput. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan unit konstruksi yang tepat untuk pembangunan lapangan sepak bola.
Waktu posting: 13 Agustus 2024
